Orgasme sebagai titik klimaks di hubungan seksual membuat keberadaannya menjadi penentu sukses atau tidaknya ikatan tersebut.

TABLOIDBINTANG. COM   –  Orgasme sebagai titik klimaks dalam hubungan erotis membuat keberadaannya menjadi penentu lulus atau tidaknya hubungan tersebut. Tak heran, karena tak ingin mendirikan pasangan kecewa, banyak wanita memutuskan memalsukan orgasmenya.

Pada dasarnya, saat orgasme berlaku dua perubahan dalam tubuh, yakni otot yang menegang serta jalan darah yang deras menuju wilayah payudara dan vagina.

Berikut 4 tahapan yang terjadi saat orgasme, serupa yang dipaparkan laman Good To Know .

Fase Rangsangan

Saat tubuh menerima stimuli dari pasangan, vagina mulai basah dan melonggar. Leher kandungan pun mulai bergerak naik dalam tahapan ini. Denyut jantung dan tekanan darah meningkat, serta ruam-ruam merah mulai bermunculan di sekitar dada dan bagian tubuh yang lain. Sebagai respond ari rangsangan dengan diterima, otot-otot pun mulai menegang.

Fase Tinggi

Denyut jantung & tekanan darah mulai naik tidak beraturan. Klitoris dan labia dipenuhi aliran darah sehingga warnanya menghitam dan suhunya menjadi hangat. Payudara mulai mengembang dan putingnya mengeras. Rahim semakin naik ke pedoman pelvis dan ujung vagina membuat ruang kosong yang nantinya dijadikan sebagai penampungan sperma yang dimuntahkan saat penetrasi.

Fase Orgasmik

Era rangsangan mencapai puncaknya, seluruh area vagina semakin dipenuhi aliran pembawaan, sehingga dimulailah orgasme. Selama fase orgasmic, vagina mengalami kontraksi kurang kali dengan jeda 0, 8 detik hingga cairan orgasme muncul. Tubuh melepaskan ketegangan yang tampak selama proses orgasme dan membatalkan aliran darah ke tempatnya semula. Otot yang tegang akan kembali tenang.

Fase Resolusi

Tubuh mau kembali normal, ditandai dengan jalan darah yang mulai menjauhi kemaluan dan kembali beredar ke organ-organ lainnya. Klitoris akan terasa benar sensitif, karena perubahan ekstrim dengan terjadi dalam tahapan orgasme.

Orgasme pada wanita berlangsung lebih lama sejak pria. Orgasme beruntun atau multiple orgasm sering sekali terjadi, berbeda secara pria yang memerlukan jeda untuk me-recharge isi Mr. P.

Saat wanita mendapatkan orgasme pertamanya, ia hendak lebih mudah orgasme lagi & lagi dalam satu sesi ikatan bercinta.

Rekomendasi